Laptop
pada umumnya mempunyai kemampuan yang berbeda jika berbicara terkait dengan
baterainya. Ada yang mampu bertahan lama, adapula yang baru dipakai beberapa
kali sudah menandakan rusak. Padahal, harga baterai aja tak bisa dibilang
murah, kalo buat beli gorengan kan lumayan . . . lumayan bisa bikin kelenger
maksudnya , hahaha. Nah, inilah yang
memang perlu kita perhatikan bahwa untuk merawat baterai bukanlah hal yang
mudah, ada beberapa poin yang harus diperhatikan untuk merawat baterai laptop
ini agar tetap dalam kondisi dan performa yang bagus.
1.
Jangan mengecas laptop terlalu lama
Dalam
hal pengecasan, ternyata ujung-ujungnya juga berpengaruh pada baterai laptop
itu sendiri. Kenapa ? karena sebenarnya baterai punya keterbatasan dalam
pengisiannya, ketika melebihi batas pengisian maka akan akan pengaruh juga pada kondisi dan performa
laptop. Oleh karena itu, ketika memang sudah dirasa cukup ( biasanya ada
keterangan persentase kondisi baterai : 100% ), maka segera cabut charger .
2.
Perhatikan Kapasitas RAM
Perlu diketahui
bahwa semakin besar kapasitas RAM pada laptop kita, maka semakin irit pula
penggunaan baterai laptop kita. Ketika itu performa laptop akan menjadi lebih
ringan , sehingga penggunaan beban baterai pun juga ikut berkurang.
3. Gunakan
Cooling Pad
Penggunaan
Cooling Pad pada laptop kita akan mengantisipasi suhu laptop yang panas. Suhu
pada laptop akan sangat mempengaruhi kondisi baterai, karena suhu yang panas
merupakan penyebab utama kerusakan pada baterai. Penggunaan cooling pad juga
memudahkan sirkulasi udara serta mengurangi panas pada baterai.
4.
Jangan Letakkan Laptop di Tempat yang Empuk
Letakkan
laptop di tempat yang semestinya, seperti meja. Karena ketika kita meletakkan
laptop di tempat yang empuk, seperti kasur, bantal, guling maka akan
mempercepat suhu yang panas pada laptop. Kenapa ? karena ketika kita menaruh
laptop di tempat seperti itu, maka akan menghambat aliran udara panas yang
keluar dari laptop sehingga membuat suhu pada laptop semakin panas.
5.
Gunakan Listrik yang Stabil
Ketika
mengecas baterai, perhatikan listrik yang masuk ke adaptor. Tegangan listrik
yang tidak stabil akan membuat adaptor cepat rusak dan baterai akan drop. Jadi
nanti bukan hanya baterai anda yang rusak, bisa jadi adaptor anda juga ikut
merasakan dampaknya, hehe . Syukur-syukur anda bisa menggunakan stabilizer
dalam menyuplai tegangan listrik ke laptop.
6.
Hibernate dan Standby
Perlu diketahui bahwa, Hibernate
lebih irit listrik dibandingkan standby, karena dalam hibernate beberapa
servis akan dinonaktifkan.
7.
Bersihkan baterai secara berkala
Bersihkan
baterai laptop anda secara berkala, jangan biarkan baterai anda dalam kondisi
yang kotor. Untuk cara membersihkannya, bersihkan baterai menggunakan kain yang
dibasahi alkohol yang mana akan membuat transfer daya listrik lebih optimal.
8.
Defrag Harddisk
Jangan
lupa mendefrag harddisk secara rutin agar kinerja harddisk menjadi lebih baik
serta mengurangi beban penggunaan baterai.
9.
Jangan Biarkan baterai dalam keadaan 0%.
Bukan
hanya membiarkan baterai laptop dicas melebihi batas kemampuannya, laptop yang
kehabisan daya dan mati sebenarnya juga menimbulkan efek yang kurang baik
terhadap baterai (cycle count). Cas laptop anda ketika baterai
menunjukkan kondisi kurang lebih 15 %.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar