Minggu, 21 April 2013

Cara Merawat Baterai Laptop Agar Tetap Dalam Kondisi Bagus


Laptop pada umumnya mempunyai kemampuan yang berbeda jika berbicara terkait dengan baterainya. Ada yang mampu bertahan lama, adapula yang baru dipakai beberapa kali sudah menandakan rusak. Padahal, harga baterai aja tak bisa dibilang murah, kalo buat beli gorengan kan lumayan . . . lumayan bisa bikin kelenger maksudnya  , hahaha. Nah, inilah yang memang perlu kita perhatikan bahwa untuk merawat baterai bukanlah hal yang mudah, ada beberapa poin yang harus diperhatikan untuk merawat baterai laptop ini agar tetap dalam kondisi dan performa yang bagus.

1. Jangan mengecas laptop terlalu lama  
Dalam hal pengecasan, ternyata ujung-ujungnya juga berpengaruh pada baterai laptop itu sendiri. Kenapa ? karena sebenarnya baterai punya keterbatasan dalam pengisiannya, ketika melebihi batas pengisian maka akan  akan pengaruh juga pada kondisi dan performa laptop. Oleh karena itu, ketika memang sudah dirasa cukup ( biasanya ada keterangan persentase kondisi baterai : 100% ), maka segera cabut charger .

2. Perhatikan Kapasitas RAM
Perlu diketahui bahwa semakin besar kapasitas RAM pada laptop kita, maka semakin irit pula penggunaan baterai laptop kita. Ketika itu performa laptop akan menjadi lebih ringan , sehingga penggunaan beban baterai pun juga ikut berkurang.

3. Gunakan Cooling Pad
Penggunaan Cooling Pad pada laptop kita akan mengantisipasi suhu laptop yang panas. Suhu pada laptop akan sangat mempengaruhi kondisi baterai, karena suhu yang panas merupakan penyebab utama kerusakan pada baterai. Penggunaan cooling pad juga memudahkan sirkulasi udara serta mengurangi panas pada baterai.

4. Jangan Letakkan Laptop di Tempat yang Empuk
Letakkan laptop di tempat yang semestinya, seperti meja. Karena ketika kita meletakkan laptop di tempat yang empuk, seperti kasur, bantal, guling maka akan mempercepat suhu yang panas pada laptop. Kenapa ? karena ketika kita menaruh laptop di tempat seperti itu, maka akan menghambat aliran udara panas yang keluar dari laptop sehingga membuat suhu pada laptop semakin panas.

5. Gunakan Listrik yang Stabil
Ketika mengecas baterai, perhatikan listrik yang masuk ke adaptor. Tegangan listrik yang tidak stabil akan membuat adaptor cepat rusak dan baterai akan drop. Jadi nanti bukan hanya baterai anda yang rusak, bisa jadi adaptor anda juga ikut merasakan dampaknya, hehe . Syukur-syukur anda bisa menggunakan stabilizer dalam menyuplai tegangan listrik ke laptop.

6. Hibernate dan Standby
Perlu diketahui bahwa, Hibernate lebih irit listrik dibandingkan standby, karena dalam hibernate beberapa servis akan dinonaktifkan.

7. Bersihkan baterai secara berkala
Bersihkan baterai laptop anda secara berkala, jangan biarkan baterai anda dalam kondisi yang kotor. Untuk cara membersihkannya, bersihkan baterai menggunakan kain yang dibasahi alkohol yang mana akan membuat transfer daya listrik lebih optimal.

8. Defrag Harddisk
Jangan lupa mendefrag harddisk secara rutin agar kinerja harddisk menjadi lebih baik serta mengurangi beban penggunaan baterai.

9. Jangan Biarkan baterai dalam keadaan 0%.
Bukan hanya membiarkan baterai laptop dicas melebihi batas kemampuannya, laptop yang kehabisan daya dan mati sebenarnya juga menimbulkan efek yang kurang baik terhadap baterai (cycle count). Cas laptop anda ketika baterai menunjukkan kondisi kurang lebih 15 %.

Related Post:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar