Selasa, 14 Mei 2013

Tanda-tanda Keperawanan yang Menyesatkan

Keperawanan seorang wanita masih menjadi tolak ukur bagi laki-laki untuk meminangnya. Tak jarang ketika seseorang telah menikah dan mengetahui yang dinikahinya tidak perawan lagi, maka seketika itu pula dia menceraikannya, itulah betapa pentingnya seorang wanita yang mampu menjaga kesuciannya. 

Namun untuk jaman sekarang, tentunya agak susah mencari wanita seperti itu. Oleh karena itu banyak orang-orang yang menilai sendiri bagaimana tanda-tanda seorang wanita itu masih perawan atau tidak. Tak jarang pula seorang wanita merasa dirugikan dengan pemberitaan yang sebenarnya tidak 100% benar.

Menurut seksolog Dr Andri Wanananda dalam konsultasi seksologi di detikHealth, wanita perawan atau tidak perawan itu sebenarnya tidak terlihat dari ciri-ciri fisiknya. Karena sebenarnya tidak ada perubahan fisik yang terjadi ketika seorang perempuan kehilangan keperawanannya.

Keperawanan yang ditandai dengan selaput dara hanya bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh misalnya melihat apakah selaput daranya telah ditembus oleh penis atau tidak.

Meski begitu selaput dara pun tidak bisa menjadi satu-satunya indikator sebuah keperawanan, karena ada beberapa wanita yang mengalami kecelakaan seputar vagina yang membuat selaput daranya pecah.

Beberapa tanda-tanda keperawanan yang menyesatkan tapi begitu dipercaya banyak orang seperti dikutip dari About.com, adalah :

1. Orang yang tidak perawan salah satu payudaranya akan terlihat lebih besar
Hal ini bisa membuat orang beranggapan perempuan dengan payudara cukup besar sudah tidak perawan. Padahal payudara seseorang memang bisa membesar ketika terangsang, tapi umumnya ia akan kembali ke bentuk semula dan tidak permanen.

2. Orang yang tidak perawan bagian bokong terlihat berkurang elastisitasnya
Bentuk bokong yang kendur atau berkurang elastisitas tidak berhubungan dengan perawan atau tidak perawan. Seseorang yang kurang berolahraga atau aktivitas fisik bisa membuat bokongnya kendur.

3. Orang yang tidak perawan jalannya mengangkang

Hal ini sama sekali tidak berhubungan dengan perawan atau tidak perawan. Karena cara berjalan seseorang dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan fisiknya, seperti lebar tulang pinggul dan juga banyaknya lemak di sekitar paha.

4. Gadis yang tidak berdarah ketika pertama kali berhubungan seks sudah tidak perawan

Darah yang keluar terjadi ketika selaput dara yang menutupi pembukaan vagina robek saat berhubungan seksual. Tapi selaput dara ini bisa robek melalui kegiatan fisik seperti bersepeda, jatuh, menggunakan pembalut tidak tepat atau senam yang berlebihan.

5. Orang yang tidak perawan urine-nya berwarna jernih

Kualitas urine ditentukan oleh asupan air yang diterima oleh tubuh, semakin banyak air yang diminum maka urinnya akan jernih dan bersih. Sedangkan warna urine yang tidak jernih bisa disebabkan oleh kurang minum atau ada penyakit tertentu seperti infeksi kandung kemih bukan karena perawan atau tidak perawan. Selain itu beberapa gadis ada yang memiliki selaput dara fleksibel sehingga tidak mengeluarkan darah ketika pertama kali berhubungan seks

Demikian tadi yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat.

Related Post:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar